Sebuah Dunia

Standard

Ada sebuah dunia, orang berpikir dunia itu berbeda. Isinya orang-orang yang sedang belajar dan bekerja. Jadi tampaknya penduduk dunia itu berbeda. Padahal, meskipun tampak berbeda, mereka sama-sama manusia. Dimana setan tetap bekerja menggoda, berusaha menjerumuskan mereka. Selamatkah mereka? Ya, namun ada juga yang tergelincir. Bagaimanapun, penduduk dunia itu hanyalah manusia biasa.

Aku mengenal dunia itu 13 tahun yang lalu, kemudian selama itu sampai sekarang berada di dalamnya. Banyak peristiwa kutemui. Buanyaaak hal mengagumkan yang menjadi peneguh diri. Luar biasanya sungguh mempesona. Tapi, sebuah dunia itu tetaplah dunia. Setan tetap ada di sana menggoda penghuninya. Maka yang kutemui bukan hanya hal-hal mempesona, tapi juga hal-hal yang membuat diri terhenyak dan mengelus dada.

Sebuah dunia yang biasa. Seperti dunia pada umumnya. Beragam tipikal manusia pun ada di dalamnya. Meskipun terbingkai dalam frame yang sama. Aku temui banyak kebaikan, pun juga penyimpangan-penyimpangan. Mulai dari kesalahan kecil, hingga dosa besar. Kadang berpikir, bagaimana bisa itu terjadi? Ah tapi, ini adalah sebuah dunia yang biasa. Yang setan di dalamnya juga terus bekerja.

Bukan pemakluman yang lantas jadi pembenaran, hanya saja melihat sisi manusiawinya manusia. Kalau sudah begini, aku mengambil ibroh dari kisah masa jaman nabi. Bahkan di antara para sahabat didikan Rasulullah pun ada yang pernah terseok dalam kesalahan.

Sebuah dunia yang biasa. Aku sendiri manusia biasa di dalamnya. Yang kali ini lagi-lagi mendapati berita namun tidak bisa berbuat apa-apa. Sedih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s