Dari dulu beginilah cinta

Standard

Bahwa hadirnya selalu diiringi huruf C yg lain: Cemburu.

Ah, seperti kau tak tau saja, Aisyah rodhiyallahu anha pun seorang pecinta yg pencemburu. Ingat kan, karena cemburu beliau bahkan pernah membanting piring berisi makanan di depan para tamu Rosulullah shalallahu ‘alaihi wasalam. Kesan nya kayak childish gitu ya. Memang ada kalanya cinta dan cemburu itu membuat kita jadi childish. Jadi kalau merasa kadang kekanakam begitu…hahay…santai saja. Selalu ada masanya begitu.

Asal tidak terus-terusan saja. Karena cinta juga harus mendewasa. Sedewasa dan sebijak Rasulullah saw, saat berkata pada Aisyah ra: “Wahai Aisyah, sesungguhnya roti diganti roti, pinggan diganti pinggan” dan beliau berkata pula pada para tetamu “Maafkanlah, sesungguhnya ibunda kalian sedang cemburu” *kurang lebih inti redaksinya begitu*

Soswity yes. Punya suami yg sabar and wise menghadapi childish-nya istri yg cemburu. Alhamdulillah.

Eh, tapi sy gak pernah banting piring kok :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s