Him

Standard

Someone behind me. Seseorang yg selalu mendukung perkembanganku, yg menyemangatiku untuk terus belajar, yg menarik2ku agar tak malas membaca.

Seseorang yg mengajariku sebelum aku berangkat mengajar, yg memantapkan bekalku sebelum aku menyampaikan, yg menerjemahkan kerumitan2ku menjadi pemahaman yg mudah kucerna, serta membantuku merumuskan ide2ku.

Seseorang yg selalu mencegahku untuk cari2 alasan tidak maju, menguatkanku saat aku ogah2an berangkat, mendampingiku saat aku malas beranjak, dan membesarkan hatiku agar berani, agar aku tak takut, yg selalu berkata “ayo, kamu bisa!”.

Seseorang yg akan sedih jika aku marah, yg akan teriris saat aku menangis, yg akan marah jika aku melampaui batas, yg mengganjal hatinya jika aku bermuka masam, yg akan bahagia bila aku tersenyum.

Seseorang, yg bila aku telah keterlaluan, marahnya adalah peringatan. Marahnya yg kemudian menjadi penyesalanku mendalam, menyesal kenapa aku sampai keterlaluan.

Seseorang yg paling sabar yg pernah kutemui dalam hidupku, yg paling legowo yg pernah kumiliki. Bahkan kubayangkan jika aku menjadi dia, mungkin tak akan sesabar itu.

Seseorang yg bersamanya aku semakin banyak belajar, di sisinya aku bertambah bahagia, dalam penjagaannya aku merasa tentram, dan menjalani detik2 hidup ini bersamanya membuatku semakin bersyukur pada Allah yg telah menyatukanku dengannya.

Seseorang, yg melaluinya Allah mengantarkan banyak kebaikan2, yg kehadirannya menyempurnakan separuh agamaku.

It’s him. My husband :’)

19.juli.2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s