Menatapmu sayang, menghadirkan berjuta rasa…

Standard

Setiap kali merenung dan memandangi Rafa terlelap dengan wajah cakepnya, terlintas kembali bagaimana beratnya (situasi) saat aku mengandungnya, dan hebohnya saat melahirkannya. Kalau sudah begitu, trenyuuuh hati ini, dan mbrebes lah mata ini…T.T…Itulah kenapa aku sangat menghargai hari lahir. Bukan untuk menjadikannya hari yang dikultuskan denga perayaan2 khusus, melainkan hanya ingin merasai dan memaknainya sebagai hari istimewa dimana Allah mengizinkanku menatap dunia pertama kalinya, hari dimana ibuku berjuang melahirkanku, hari dimana bapakku mengusahakan kelahiran terbaik untukku. Ternyata setelah merasakan sendiri bagaimana melahirkan itu, pantaslah rasanya aku menghargai dan bersyukur atas hari lahirku :’)

“Somethings do change as the time goes by, but some others don’t” (my fren’s wise words)

Saat bernostalgia dengan foto-foto jaman muda (sekolah dan kuliah maksudnya) yang masih unyu-unyu, merenung… trus ngaca, oh ternyata waktu terasa begitu cepat berjalan, and here I am now, living my life as a mom. Serasa baru kemarin2 rame2 gokil sama temen2 n adik2 kontrakan, baru kemarin2 hahahihi sama temen2 kuliah, KKN, baru kemarin2 berkutat dengan kesibukan dakwah kampus… sekarang di pelukanku sudah ada bayi imut lagi ayeeemmm banget pulas di gendongan. Ya Allah… aku sudah sampai pada tahapan dimana kata-kata menjadi doa yang tak terhijab: menjadi ibu.

Katanya, surga itu di telapak kaki ibu. Hah? Jadi sekarang di telapak kaki gw ada surganye donk…???!! :lol:

14 responses »

  1. kapan surga ditelapak kaki gw yak… hahaha… mbak Hanis… kau membuatku ingin… tapi aku ingin memetik indahnya setelah “bekerja keras”, sehingga aku merasa hal itu adalah “bayaran” atas kelelahan diri… itu lebih aku sukai… aku ingin menyusuri tangga sepertimu, bukan menaiki lift… :D
    sekian lama aku tdk buka blog, setelah begini aku jadi ingin berteriak “SEMANGAT PAGI” :D

    • okay!!! as u understand honey…sebaik2 rencana adalah rencanaNYA. eh tapi…setelah terima ‘bayaran’ lanjut ‘kerja keras’ lagi ya…bukan berart sudah lunas :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s