Bertanggung Jawab terhadap Hafalan

Standard

Ini tentang hafalan Al qur’an.

Beberapa waktu lalu aku mendapat cerita yang mengesankan, tentang orang-orang yang komitmen menjaga hafalannya.

Seorang ustadz, pengajar Al qur’an. Beliau punya kebiasaan tidur lebih awal sehabis isya’ (jika tidak ada keperluan yang lebih penting lain), selanjutnya bangun di tengah malam untuk muroja’ah (mengulang) semua hafalan Qur’an-nya sampai sholat malam, dan sampai menemui waktu shubuh.

Lain lagi seorang ustadz satunya. Beliau punya kebiasaan kalau sudah pulang ke rumah sehabis bekerja atau agenda lain (pada jam berapapun), beliau tidak akan tidur sebelum selesai me-muroja’ah semua hafalannya. Jika merasa ngantuk atau lelah, bukan lantas langsung beranjak tidur, tapi beliau justru keluar rumah berjalan kaki menyusuri jalanan sampai menyelesaikan muroja’ahnya, barulah beliau akan pulang dan beristirahat.

Subhanallah.

Ketika ditanya tentang kebiasaan keduanya, senada alasannya: karena menjaga hafalan Al qur’an adalah tanggung jawab bagi mereka, kewajiban para penghafal adalah menjaga hafalannya, dan begitulah salah satu cara mereka menjaga hafalannya. Mereka benar-benar mengamalkan perkataan Rasulullah: “Jagalah benar-benar Al-Quran ini, demi Yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Al-Quran lebih cepat terlepas daripada onta yang terikat dari ikatannya.”

Memang nyatanya seorang yang menghafal Al-Quran jika membiarkan hafalannya meski sebentar saja maka akan terlupakan. That’s what happens to me :cry: :tertohok: hafalan belum genap 1/10 Al qur’an saja belum bisa menjaga. Mungkin kalau ditanya, sudah hafal berapa juz? Jawabnya: sekian juz, dengan kualifikasi ‘pernah hafal’, karena kalau di tes lagi mungkin banyak yang menguap. Bad me. Kurasa inilah salah satu agenda Ramadhan, perbaikan hafalan.

4 responses »

  1. lamaaaa tak ngeblog dan lama pula tak silaturahmi ke sini.. heheh

    semoga Allah memberikan kekuatan dan keistiqomahan buat kita semua untuk menjaga hafalan Al qur’an.
    Kalau saya, muroja’ahnya saat mengerjakan pekerjaan rutinitas pagi hari, semisal disambi nyapu, ngepel, beres2 kamar dsb, sampai menjelang jam kerja dimulai :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s