“Tunjangan JENGGOT”

Standard

Alkisah, di sebuah sekolah tinggi kedinasan (bukan militer), sebut saja “XXI”, ada peraturan lucu. Disebutkan dan dipajang jelas-jelas pengumuman di kampus, yang intinya: mahasiswa berjenggot tidak diperbolehkan mengurus administrasi.

Pertama kali tau peraturan lebay unik ini, saya langsung mengomel. Aturan macam apa itu, konyol, aneh, gak logis. Apa hubungannya coba kelancaran administrasi dengan jenggot? Apa kalau mahasiswa berjenggot akan mengganggu kelancaran administrasi? Ada-ada saja. Anehnya lagi, jenggot dilarang tapi kumis tidak.

Salah satu aturan pengambilan tunjangan bulanan mahasiswa juga itu syaratnya: mencukur jenggot dulu. Sampai-sampai di meja petugas administrasi disediakan pisau cukur booo…kalau ada mahasiswa yang menghadap dan dirasa jenggotnya perlu dicukur, langsung disodori tuh cukuran. Cukur jenggot dulu, baru petugas melayani. Grrrrrrghhhh, geregetan saya!

Syukurlah, ada sekelompok mahasiswa yang kekeuh terhadap prinsip berjenggot. Hingga mereka berprinsip: lebih baik saya tidak ambil jatah tunjangan daripada harus mencukur jenggot! Titik. *thumb up! Dan beneran pemirsa, mereka benar-benar tidak pedulikan uang tunjangan, masa bodoh tidak diambil.

Nah, barulah masalah bermula di sini. Bagaimanapun, pihak petugas tunjangan harus menyerahkan laporan pertanggungjawaban pencairan tunjangan, and know what??? Ternyata laporannya bermasalah karena masih ada mahasiswa yang belum tandatangan dan mengambil tunjangannya. Akhirnya apa? *hahaha, saya tak ketawa dulu yaaa…! Petugas tunjangan itu malah mendatangi para mahasiswa di kelasnya masing-masing, memberikan amplop berisi uang tunjangan mereka yang belum diambil, dan minta tandatangan mereka di lembar laporan. Lucunya apa? di laporan itu ada kolom keterangan “alasan belum mengambil” di situ semuanya tertulis: “jenggot” hahaha… padahal, ada beberapa orang yang belum mengambil itu bukan karena jenggot (mereka tidak memelihara jenggot) tapi karena lupa, ada juga yang miss-understand makanya belum ambil. Tapi semua keterangan ditulis sama: karena jenggot. hahahaaa. Jadilah para mahasiswa punya sebutan baru sekarang: tunjangan JENGGOT! Saya ketawa ngakak dapat cerita ini, sekaligus merasa menang, yes, yang istiqomah tetap menang!

O, ada lagi cerita tentang jenggot. Suatu ketika sehabis apel, seorang mahasiwa sebut saja Qasim, dipanggil seniornya. Karena memang jenggot dia keliatan paling panjang n sangar dibanding mahasiswa lain.
“Qasim bin Abdullah!”
“Siap, Pak!”
“Kenapa kamu tidak mencukur jenggotmu?” bernada sangar.
“Siap, Pak! Prinsip!” tak kalah lantang dan tegas menjawab.
“Kamu kemanakan prinsip kampus ‘XXI’ mu?”
“Siap, Pak! Selama tidak bertentangan dengan prinsip agama saya.”
“Sejauh apa kamu siap menerima resiko atas prinsipmu?”
“Siap, Pak! Saya siap dikeluarkan dari kampus ‘XXI’!” *thumb uppp!
Fabuhitalladzii senior itu, terdiamlah senior itu. Kehabisan bantahan kalau sudah nemu orang ngotot begini. Mau menyudutkan bagaimana lagi coba, kalau statement-nya sudah notok: siap dikeluarkan.

“Bagai karang di dasar lautan, tak terusik dilanda badai…” (lirik nasyidnya Hijazz: Lukisan Alam)

Baiklah, mari mengambil hikmah. Cerita di atas hanya salah satu contoh, ketika kita mempertahankan dan teguh pada prinsip kebenaran (istiqomah), insya Allah, prinsip yang tidak benar itulah yang akhirnya akan kalah (minimal mengalah).

Waktu ada teman halaqoh saya, seorang perawat yang curhat tentang peraturan jilbab di instansinya, murobbi saya berkata, “Peraturan tidak logis seperti itu sebenarnya hanya alasan yang dibuat-buat, hanya karena satu alasan: mereka tidak suka dengan keimanan kita.”

12 responses »

  1. wah keren keren…
    dapat keuntungan berlipat, jenggot tetap utuh, uangnya juga diantar..
    sepertinya saya tahu ini ceritanya dikampus siapa..
    ya siapa lagi kalau bukan… ya itu deh..
    mantap…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s