What a Nice Day to Feel Better Today!

Standard

Sabtu, 16 April 2011. Hari yang menyenangkan untuk senang seharian. Mengikuti acara yang menyenangkan, bertemu orang-orang yang menyenangkan, di seminar kemuslimahan LDF kami tercinta SERUNI (Sentuhan Ruhani Islam), yang bertema rada narsis “Agar Bidadari Cemburu Padaku”, Pre Wedding Knowledge. Hihihi.

Beginilah kesenangan hari ini terjadi…

Mulanya so surprised!!! Ada Arlia di ruang lobi. Ya Allah…kangen amat sama anak manis ceriwis satu ni! Maka histeria lah kami yang bertahun-tahun (terhitung sejak akhir tahun 2010 sampai April 2011 ini) kami terpisah jarak takdir (hallah…), dan specially dia hadir di acara ini untuk mengisi acara, as the master of ceremony! Orang-orang menyenangkan lainnya, ya adik-adik SERUNI yang jadi panitia donk…dengan kostum seragam senada sewarna yang menambah harmoni suasana. Bangga deh, punya adik-adik macam kalian dhek.

Lalu, ketemu orang menyenangkan selanjutnya: Ustadzah Maya, -sosok yang insya Allah akan kusebut namanya dalam kesempatan tertentu di kemudian hari nanti sebagai salah satu orang yang aku berterimakasih padanya- wanita cantik nan shalihah, istrinya Ustadz Jalal yang sama-sama alumni Al Azhar. Dua orang yang kukagumi. Pernah suatu ketika aku dan teman-teman silaturahim ke rumah mereka, saat ustadz datang, ustadzah menghampiri dan mereka berbicara pakai bahasa Arab yang entah apa artinya. Eh, tiba-tiba ustadz keluar lagi beberapa saat dan pulangnya membawakan kami bakso. Hummm…jadi mungkin pembicaraan ‘rahasia’ mereka tadi tentang bakso ini. Hehehe.

Tambah deh senangku akhirnya ketemu Pak Salim A Fillah, dia yang kata-katanya bagaikan ‘sihir’, begitu kata si Raisa adik kosku, hehehe. Ya Allah, Engkau pertemukan aku dengan orang-orang yang kukagumi. Semoga kekaguman ini selalu tersandar karena-MU ya Robb…

Allahu akbar! Semacam hari ini Allah mempertemukanku dengan berbagi jawaban yang menguatkan, kalimat-kalimat yang meneguhkan, nasehat-nasehat yang mencerahkan keimanan, meluruskan kembali pandangan, menjernihkan hati dan pikiran. Hingga aku sempat terfikir, seharusnya kau ada di sini, menyaksikan ini bersamaku… (kangen Yani!)

Alhamdulillah, everything was going on happily, dihadiri dua ratus enam puluhan peserta dari berbagai penjuru universitas dan kota. Hehehe. Hal menyebalkan setelah acara ini adalah, masa ya, aku dapat komentar dari adik-adik dan temanku. Katanya, mereka mengkhawatirkanku saat tadi aku di depan, takut kalau aku lupa bahwa aku sedang jadi moderator. Karena biasanya aku suka sekali tertawa, bercanda, plus dengan ekspresi nonverbal. Memang sich, seringnya bakat jahilku tidak hilang bahkan saat sedang jadi pembicara, tapi ya…dengan kadar yang sepantasnya lah. Tapi bener deh, memang pasti tertawa kalau liat Pak Salim bercerita, dengan ekspresi innocent and so alay tapi sangat menarik!

Ah entahlah banyak yang mau kuceritakan tapi sedang kurang minat berpanjang lebar lewat tulisan, hehehe. Satu kalimat yang kutancapkan dalam ingatan dari ucapan Pak Salim dan Ustadzah Maya: “HATI-HATI, SETIAP KALIMAT KITA AKAN DIUJI OLEH ALLAH”. Ow!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s