Stairs of Love

Standard

Sabtu, 1 Januari 2011

Pagi saat merindukan-Nya…

 

Adalah sebuah kisah cinta unik dari Cina yang menyentuh dunia. Ini adalah kisah tentang seorang pemuda bernama Liu (19 tahun) yang jatuh cinta dan menikah dengan seorang janda bernama Xu (26 tahun). Pada saat itu, adalah tabu dan tidak bisa diterima oleh masyarakat jika seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua. Untuk menghindari gosip, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah gua di Jiangjin County di daerah Chong Qing Selatan. Mereka berkomitmen untuk menjaga cinta mereka apapun yang terjadi. Ini adalah perjalanan melelahkan untuk naik turun gunung. Pada awalnya, mereka tidak punya apa-apa, tidak ada makanan atau bahkan listrik. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah yang mereka gunakan untuk meringankan hidup mereka.  Mulai tahun kedua hidup di gunung, Liu mulai mengerjakan hal menakjubkan! Ia memahat anak-anak tangga dengan tangannya sendiri. Dan terus selama lebih dari 50 tahun, Liu memahat tangga agar isterinya dapat turun gunung dengan mudah.Setengah abad kemudian pada tahun 2001, sekelompok petualangan yang menjelajahi hutan terkejut menemukan pasangan usia lanjut, dan lebih mengejutkan lagi saat mereka menemukan lebih dari 6.000 anak tangga di gunung itu.

Liu dan Xu hidup bahagia hingga tua. Sampai saat Liu meninggal di pangkuan istrinya, dalam beberapa hari istrinya mengulangi kalimat pilunya sambil meraba peti jenasah suaminya dengan air mata bergulir di pipi: “Kau berjanji padaku akan mengurusku, akan selalu bersamaku sampai hari aku mati, sekarang kau pergi sebelum aku, bagaimana aku akan hidup tanpamu?” Owh…kisah kesetiaan cinta memang seringkali mengharu biru (^,^)\

stairs of love

Stairs of love. Saksi cinta mereka.

Liu dan Xu, setidaknya, telah memberikan kita contoh bagaimana membangun komitmen cinta. Di kemudian masa orang-orang bisa belajar tentang sebuah kesungguhan dan kesetiaan cinta yang melegenda.

Jika kekuatan cinta Liu pada Xu mampu menghasilkan 6000-an anak tangga sebagai saksi cintanya, mungkin kita perlu belajar darinya. Apakah telah sedemikian rupa komitmen cinta kita pada-Nya? Sudah berapa anak tangga yang kita bangun untuk menggapai surga yang dijanjikan-Nya? Kita butuh saksi. Berupa ‘pekerjaan’ yang akhirnya menghasilkan monumen amal kita, yang akan menjadi saksi perbuatan kita kelak di hadapan-Nya. Saksi bahwa kita benar-benar mencintai-Nya. Maka, dengan diiringi rasa syukur atas sisa usia yang masih diberikan-Nya, mari melanjutkan membangun tangga cinta kita.

Dengan syarat: setia kepada-Nya! Karena jika tidak, tangga yang kita bangun mungkin saja tidak sampai/ tidak cukup mengantarkan kita ke surga-Nya.

“Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan.” (QS. Az zumar 69)

“Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan, dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang telah mereka kerjakan.  Dan mereka berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. Kamu sekali-kali tidak dapat bersembunyi dari persaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.” (QS Fusshilat 20-22)

 

Terimakasih kepada: murobbi-ku (^,^)\

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s