Seseorang

Standard

Dia yang begitu diam dengan dirinya

Yang ternyata dengan rapat erat menyimpan

Begitu dalam merasai getar hatinya

Bahkan jikapun ia tahu bahwa aku telah tahu

Mungkin dia takkan ijinkan aku tahu

Harus mengaku aku pun bersalah

Yang selalu sekedar membaca dengan mata

Lalu berucap dengan batin

Seolah akan bisa tersampaikan oleh semilir sejuknya angin

Bahwa aku mengertikannya

Seandainya dia mengerti…

Bahwa aku pun diam dengan diriku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s