Liqo tralala…

Standard

Perjalanan tarbiyahku di UM, pastilah tidak lepas dari aktivitas pekanan yang menarik bernama: Halaqoh atau Liqo, kami biasa menyebutnya begitu.

Hmmm, sedikit merenung tentang liqo-liqo yang telah kujalani sekitar 4 tahun ini, macam-macam rasa kayak nano-nano :-)

Dari pertamanya aku kuliah di UM, sampai sekarang ada kesan rasa yang beda-beda dari liqo satu dengan liqo lainnya, dengan murobbiyah yang ini dengan yang itu. Dan biasanya, kesan rasa yang beda-beda itu salah satunya adalah tergantung tipikal murobbi-nya, hehehe.

Liqo pertama di UM, so meaningful…

Selanjutnya  liqo dengan MR kedua, so straight ^~^

Next, liqo dengan MR ketiga, so fun ^-^

Lalu, bersama wajah-wajah yang lain, so cool…

Kemudian, berganti menjadi so strong!

Dan sekarang, we are so cheerful ^o^’

4 tahun di UM dengan 6 Murobbi yang subhanallah keren-keren. Dan sampai detik ini, aku masih mencintai aktivitas ruhi dan da’awi bernama Halaqoh/ Liqo ini. Yang aku menyebutnya sebagai ‘Lingkaran ukhuwah berpagar keimanan’, dimana salah satu fungsi besarnya adalah sebagai ikhtiar menebalkan keimanan sebagai energi untuk menyuburkan kebaikan di luar lingkaran kami.

“Halaqoh itu menyenangkan. Hal yang menyenangkan itu halaqoh ^-^”

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s