Kedewasaan Spiritual

Standard
Kedewasaan spiritual, begitu aku menyebutnya.
Seperti dulu ketika kecil kita tidak mengerti kenapa dilarang-larang main pisau atau gunting, padahal kita suka sekali main itu. Seperti tidak sukanya kita diajak mandi di pagi yang dingin, padahal kita ingin bermain. Seperti tangis dan jeritan yang selalu kita lontarkan saat akan disuntik imunisasi, padahal itu untuk immune kita.Tapi kita tidak mengerti saat itu. Yang kita rasakan pokoknya tidak suka, ogah diperlakukan begitu, menangis, menjerit, atau memberontak. Ingin lari saja dari ayah atau ibu ketika dibegitukan. Atau lantang berteriak penuh kesal: “Bapak nakal! Aku gak suka Ibuk!” (ni ala Abidku, hehehe)
Tapi ketika sudah besar, mengertilah kita kenapa dulu diperlakukan begitu. Nalar dewasa kita yang mengantarkan kita paham bahwa yang ayah ibu lakukan itu benar, untuk kebaikan kita, hanya saja saat itu kita tidak mengerti. Barulah ketika dewasa, kita paham, maklum, dan bahkan akan melakukan hal yang sama pada anak-anak kita nanti. Kepahaman itu dihantarkan oleh masa kedewasaan kita.
Begitu pun dengan kedewasaan spiritual, menyikapi peristiwa-peristiwa yang oleh-Nya telah di-setting untuk kita. Saat kita tidak paham tentang peristiwa yang harus kita alami, merasa takdir Allah tidak adil, merasa tidak terima dengan alur hidup kita, mungkin kita yang belum mencapai periode perkembangan “kedewasaan spiritual” itu, yang akan mengantarkan kita pada kepahaman mengapa Allah menuliskan cerita ini untuk kita.Mungkin butuh mencari dan sabar menunggu masa kedewasaan itu kita miliki. Hingga kita bisa bersikap dewasa juga atas keputusan-Nya. Ada banyak hal yang kita tidak tau, sabar saja, jangan tergesa.
^-^
Oke, oke?

Waiting for my rainbow…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s