Serial KKN Hanis: Berseru-seru Out Bond!

Standard
Tentang Sabtu, 19 juni 2010Bertambah lagi kegembiraan kami di KKN hari Sabtu kemarin. Dan merupakan kegembiraan tersendiri untukku, karena kegiatan hari itu adalah programku: Leadership Training for Children (LTC) dengan tema “Road to Bravery”. Sejak awal memang aku inginnya membuat program yang ‘aku banget’, dan jadilah kegiatan out bond ini kurancang untuk menggembirakan anak-anak SD. Dengan konsep sederhana (karena aku malas ber-ribet-ribet, hehe), tapi Alhamdulillah sukses dengan seru dan rame out bond kita. Menyenangkan juga karena anak-anak tim KKN bisa bekerja sama dan menikmati kegiatan dengan baik dan kompak, kecuali dua temanku –yang sayangnya- tidak bisa ikutan.

Pagi hari berkumpul di lapangan SD, tampak wajah-wajah antusias anak-anak SD yang justru sudah menunggu kakak-kakak panitia yang telat, hehe (soalnya masih masak dll gitu alasannya). Dan ternyata anak-anak kecil ini benar-benar antusias mau ikut out bond ini, terbukti waktu kami berangkat menuju lapangan start, para ibu-ibu yang melihat anak-anaknya berangkat berceloteh, yang intinya sama: “Wong baru berangkat nho…gitu puagi-pagi sudah mbingungi, saking senangnya…bla, bla, bla.” Hehehe.
Yang namanya anak-anak kecil, diatur begini maunya begitu, disuruh diam malah ribut saling menyuruh diam teman-temannya, dibuatkan kelompok malah bertengkar. Pokoknya ribet dah ngatur anak-anak ini, makanya acara pembekalan di lapangan pun jadi lama. Selanjutnya berlangsunglah kegiatan jelajah alam yang rutenya tidak jauh-jauh amat, takutnya terlalu kecapekan atau sakit, berabe. Senangnya kegiatan jelajah alam ini, selalu ada pemandangan indah di kanan-kiri jalan, di ladang-ladang yang berwarna-warni ditumbuhi bunga-bunga. Apik wes…

Setelah selesai melewati semua pos, semua peserta dan panitia berkumpul di lapangan finish untuk bermain bersama. Game bersama ini yang paling seru. Ada juga game individu perwakilan masing-masing kelompok, termasuk kelompok tim panitia, untuk meniup balon sampai meletus. Ngetes nyali ceritanya. Nah, yang keren adalah, anak-anak kecil ini tanpa rasa takut meniup balonnya sampai buesar-besar dan tidak meletus-meletus. Sebenarnya itu juga karena ulahku yang salah membeli balon, harusnya balon yang sedang, tapi adanya yang ukuran besar, ya sudah, hahaha.
Mungkin yang paling berkesan bagi kami semua adalah saat anak-anak SD yang jumlahnya 79 ini melempari kami anak-anak KKN yang cuma ber-13 dengan air plus bom-bom tanah liat sebagai ucapan terimakasih pada panitia. Kami, panitia, langsung saja berlarian menyelamatkan diri dari serangan tak terduga ini, meski hasilnya tetap saja kena lemparan dan kotorlah baju-baju kami. Dan ternyata itu semua adalah konspirasi terselubung dua temanku yang kuminta jadi trainer out bond ini. Gggrrrrrh! Saat kami membalas lemparan pada si trainer, eh…malah kami diserbu ulang sama ank-anak SD.
–_–!

Selesai bermain, saatnya pemberian hadiah pada para pemenang, berfoto-foto bareng, dan berdoa. Selanjutnya kembali ke sekolah dan makan siang bersama. Ye, ye, ye…Alhamdulillah. Senang bisa menyenangkan semua…^-^’/

Belum selesai di situ untuk kami anak-anak KKN. Ternyata teman-temanku masih mau ke Cangar, acaranya: numpang makan siang. Jadi ke sananya sambil bawa makan siang yang memang sejak pagi sudah dipacking untuk dimakan di luar. Masih dengan seragam kaos KKN kami yang miriiip sekali dengan seragam shopkeeper Indomaret (hahaha) yang masih juga belepotan kotor, kami berangkat ke Cangar. Baru aku tahu rasanya menyetir sendiri mendaki gunung yang jalannya subhanallah cukup menantang dan menegangkan (bagiku). Berkelok-kelok, naik turun tajam. Dan tiba-tiba saat itu aku merasa: keren! Alias nekat, hehehe. Lha gimana lagi, temen-temanku yang cewek tidak ada yang berani nyetir sendiri, lalu aku tidak mungkin mau dibonceng teman cowok. Jadilah aku nyetir sendiri plus membonceng si Iis yang sering kali histeris, hehehe. Subhanallah, adhem sekali di sana. Memandang ke atas, terlihat cuma langit berkabut, tidak ada lagi bukit yang lebih tinggi tampak. Selama teman-temanku pada gila-gilaan berendam, aku cuma berendam sebentar di kolam khusus wanita, selebihnya makan-makan dan poto-poto sambil nunggu mereka selesai berendam. Ogah banget basah-basahan tanpa baju ganti, lalu pasti akan kedinginan di jalan. Sudah puas (dan pusing juga kayaknya, hehehe) mereka berendam, pulanglah kami. Alhamdulillah, selamat sampai tujuan. Tapi capek juga ternyata, karena sore hari sepulang dari Cangar, langsung nyetir lagi ke Malang Raya. Aiiiih…

Hari itu, kami menikmati kebersamaan dengan banyak hal seru, lucu, gwokil, dan bermakna. Bermain bersama, tertawa bersama, narsis juga sama-sama :-p

Special thanks to:
Akh Fata and Anggit as the trainer.
Iis, Ita, Natalia, Dhek Maya, Dhek Ambar, Devi, Ipong, Yudis, Yudha, Viqi, Manar, and Agus as the sweet committee.
Adhek-adhek SDN Sidomulyo 2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s