Serial KKN Hanis: Cinlok KKN (^,^)’

Standard
Sabtu, 12 Juni 2010
Hampir dua bulan di lokasi KKN, cukup membuat senang dan gembira ria, mengalami banyak hal berkesan sekaligus sebagai pengalaman belajar. Apapun itu, entah yang suka maupun duka, semuanya menjadi pengalaman belajar yang bermanfaat. Dan kalau untukku, hal-hal menyebalkan yang kadang muncul justru akan menjadi hal yang lucu dan konyol saat di kemudian hari mengenangnya.
Mungkin belum optimal yang kami kerjakan di sini, tapi waktu tetaplah berjalan maju. Maka, tinggal dua minggu lagi kebersamaan ini akan berlangsung dengan mereka, teman-teman KKN-ku yang lucu, gwokil, usil, tapi baik-baik. Peace!!! ^_^v
Akan banyak hal yang dirindukan di tempat ini, desa dingin dan rimbun yang enak dipandang (apalagi pas pagi-pagi atau sore-sore).
Ada si gunung Panderman yang sendiri tanpa Panderwoman, selalu tampak dekat di mata tapi jauh di kaki. Maksudnya, kelihatannya saja dekat sekali seperti bisa dijangkau dengan kaki, tapi nyatanya…yo adoh, Man! Selain dia, ada gunung-gunung lain juga ikut menyusun pemandangan. Adhemmm.

Lalu ada bunga, bunga, bunga. Dimana-mana ada bunga, di setiap pekarangan rumah, setiap sudut jalan, sampai di wallpaper laptopku, hehehe. Krisan-krisan yang cantik-cantik, sampai bunga-bunga yang menurutku hanyalah sebentuk daun-daun tapi ternyata salah satu spesies bunga juga (hehe, maaf ya Bunga). Semua penduduk di desa ini adalah petani bunga, atau minimal mereka adalah pemelihara bunga di rumah dan pekarangan mereka. Jika seorang pak tani mengatakan mau pergi ke sawah, jangan kira sawah mereka seperti sawah-sawah yang biasa nampak sebagai sebidang tanah dengan padi-padi hijau atau tebu menghampar. Tapi yang dinamai sawah bagi mereka adalah kebun-kebun bunga atau green house mereka. Ya, jadi itulah sawah mereka. Pertamanya tahu, heran juga aku sama temanku. O…sawah di sini ni green house-green house ini…

Ngaji tafsir, beberapa hari kemarin kelupaan gak ikut, karena: keasyikan bulu tangkis (dasar!). Kata ibuk, Bu Rukhani menanyakanku juga. Entah sudah sampai surat apa sekarang tafsirnya, tiba-tiba aku rindu ;-)

Badminton-an…menyenangkan! Senang, senang, senang. Karena ya inilah olahraga yang aku bisa selain olahraga lari, hahaha. Badminton yang akhir-akhir ini menjadi proker rutin kami, sebenarnya tidak sengaja diadakan. Ceritanya, di suatu siang di sekolah seusai pelajaran, aku dan teman-teman melihat anak-anak SD sedang main bulu tangkis. Terus temanku pinjam raket dan kok-nya, lalu main. Terus, aku pinjam dan ikut main juga. Eh…tidak tahu diri kakak-kakak ini malah keterusan main dan adik-adiknya menonton saja. Akhirnya, tercetuslah usul membawa peralatan badminton sendiri dan jadilah tambah seru badminton kami tiap pagi dan sore di lapangan sekolah. v(^-^)/

Cooking together! Lucunya kami ini, tiap minggunya bukan bingung mikir tentang program, tapi lebih bingung mikir mau masak menu apa ya…yang belum pernah, dan yang tidak ribet…? Hehehe, ini sich pikiranku. Lebih lucu lagi, yang sering aku, Ita, dan Iis alami adalah…kami harus menyediakan space khusus untuk melahap makanan-makanan hibah dari ibuk. Seriiing sekali dikasih, dan kurang tepatnya, ketika kami sudah kekenyangan. Weleh…sampai pernah kami melarikan diri (sembunyi di kamar) biar tidak dikasih sama ibuk. Hehehe, jahat ya. Lha gimana lagi, serba salah kalau situasi sudah begitu, tidak bisa menolak, kalau dimakan kok sudah kekenyangan, mau dibuang ya jangan. Moment masak-memasak bersama ini akan dirindukan pasti.

Banyak suasana yang membuat nyaman dan betah di tempat KKN (kalau saja tidak ingat ada “tanggungan” di Malang, hehe). Dan nampaknya, aku memang kena cinlok (cinta lokasi) KKN. Maksudnya, aku suka di tempat KKN ini dengan segala ke-ndesoan-nya. Hehehe.
Mungkin banyak hal konyol alias rada-rada GeJe juga dengan segala tingkah polah bersama teman-teman. Tapi di sini pula banyak belajar, banyak memahami, banyak memaknai.

Dan setiap adegan kehidupan memang semakin mendewasakan, saat kita tepat memilih makna untuk merasainya. I love my way…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s