Serial KKN Hanis: First Day KKN

Standard
Jadi ingin nulis ini,Jum’at, 30 April 2010

Akhirnya, ini awal memulai hari baru di KKN dua bulan ke depan. Sudah berjanji pada diriku sendiri, akan kurangkai hari-hariku dengan sebuah tali bernama: makna. Terserah apa yang akan terjadi, apapun yang akan kualami, akan kupilih maknaku sendiri untuk merangkai hari-hari di KKN-ku menjadi sebuah pengalaman berkesan dan penuh hikmah.

Sampai di TKP, singgah pertama kali di rumah kos. Setibanya di sana, Ibu Kos kami, Bu Atun bilang, kosnya tidak jadi untuk putra dan putri, karena tidak boleh sama anak beliau.
Jadi, mas-masnya masih dicarikan tempat kos lain sama ibunya. Alhamdulillah, tidak jadi serumah dengan anak-anak putra. Jadi senang, hehe., meski kasian juga mereka jadi terlantar selama setengah hari. Aku sekamar dengan Iis dan Mama Ita (hehe, soalnya dia kaya mama mama banget), enam orang selebihnya di kamar yang lebih luas. Eh, di lemari kamar kami yang kecil ini, ada dua stiker PKS-nya. Wew, jangan-jangan anaknya ibu Atun ni orang PKS, yang tadi tidak bolehin anak-anak KKN serumah. Hehe, selamat!
Oh ya, tempat kos kami dekat banget sama masjid, cuma sekitar 5 meter. Baguslah, batinku. Biar anak-anak putra ini pada bangun ke masjid kalo sholat, hehe.

Selanjutnya, ada acara penyambutan dan ramah tamah dari pihak SD. Kepalaku sudah mulai pening karena flu, e…setelahnya ternyata kami masih mau silaturahim ke Balai Desa.
Jalan pula. Baiklah…
Ba’da shalat dhuhur, merealisasikan niat, istirahat, tidur siang. Bangun sore harinya, bukannya tambah baikan, flu-ku tambah parah saja, kepalaku semakin pening. Ditambah hawa Batu di sore hari yang beranjak dingin. Akhirnya, aku tidak jadi saja ikut Iis dan Ita keluar belanja, alias nitip aja, hehehe.

Tidak ada kerjaan, pinjam bukunya ibu di rak. Aku ambil Fiqh Sunnah jilid 5, ini buku terbitan jadul banget, sekitar tahun 1980-an. Jadi inget buku-buku di rumah Mbahku di Bantaran, sama jadulnya seperti ini. Aku baca-baca sambil ngobrol sama Ibu dan nonton berita di ruang TV. Ibu cerita tentang keluarga dan anak-anaknya, ada seorang anaknya yang sekarang kuliah S3 di Jerman, lantas berlanjut aku dikasih liat album-album kenangan keluarga dan pernikahan anak-anaknya.

Beberapa menit setelah ibu ke dapur, ada suara wanita mengucap salam. Oh, tamu mencari ibu, seorang ibu akhwat (mungkin sekitar 30-an usianya) mengenakan gamis dan jilbab lebar beriri di depan pintu. Aku panggil ibu dan mempersilakan ibu akhwat tadi masuk. Beberapa menit setelah ibu menemuinya di ruang tamu –yang tersekat oleh lemari dengan ruang TV dimana aku berada-, aku dengar bacaan basmalah dua orang itu. Berlanjut, mereka mengaji bersama. Langsung saja aku kecilkan suara TV sampai nol (harusnya kan bisa di-mute ya?). Setiap selesai membaca satu ayat mereka berhenti dan ibu akhwat tadi membacakan arti plus tafsirannya dengan fasih. Wow, subhanallah. Pinter banget ibu akhwat ini. Lama-lama kumatikan TV dan mengambil mushafku. Kebetulan aku kenal surat yang sedang mereka tadabburi, ada cerita tentang perang Uhud. Kubuka surat Ali Imran dan kusimak sendiri dari ruang TV. Ada banyak penjelasan dari ibu akhwat tadi tentang tafsir surat ini yang belum pernah aku dengar. Jadi pengin ikut, pikirku. Lalu, kebetulan ibu pergi ke dapur mengambilkan teh untuk ibu akhwat tadi. Nah, pas beliau melewatiku lagi menuju ruang tamu, aku beranikan diri ngomong, “Buk, boleh ikut?” Ibu menjawab, “Oh, iya monggo. Setiap hari jam 5 ngaji ini.”
Hehehe, jadi aku ikut ibu ke ruang tamu dan bergabung dech. Setelah selesai, aku berkenalan dengan ibu akhwat tadi. Jadi nemu metode dakwah baru ni. Kukira aku akan ‘kering’ di tempat KKN ini.
Alhamdulillah, ternyata banyak rezeki di tempat KKN ini. Rezeki dapat teman-teman yang lucu dan baik-baik, dapat tempat kos yang nyaman banget, ibu kos yang baik, bapak-ibu guru yang ramah-ramah, dan semuamuanya dech.

Semakin sore hari, semakin tenggelam matahari, maghrib tiba perlahan mengantarkan gelap malam.
Allahuakbar! Selamat Berbuka!!!

Semoga hari-harimu penuh makna…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s